Estimasi & QS

Panduan Menyusun RAB & AHSP Konstruksi

Dari Bill of Quantity hingga grand total: memahami Analisis Harga Satuan Pekerjaan dan menyusun Rencana Anggaran Biaya yang rapi dan bisa dipertanggungjawabkan.

Juli 2026 8 menit baca Tim sikatin.id
Gambar kerja arsitektur di atas meja bersama kalkulator dan alat gambar teknik
RAB adalah hasil perkalian volume dengan harga satuan — ketelitiannya bergantung pada keduanya, bukan salah satunya.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah perkiraan total biaya sebuah proyek konstruksi. Menyusunnya secara benar bukan sekadar menjumlahkan harga, melainkan menganalisis tiap pekerjaan lewat AHSP agar angka dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.

RAB vs AHSP — apa bedanya?

AHSP (Analisis Harga Satuan Pekerjaan) menghitung biaya satu satuan pekerjaan (mis. 1 m³ beton) dari koefisien tenaga, bahan, dan alat → menghasilkan Harga Satuan Pekerjaan (HSP).

RAB adalah total seluruh pekerjaan: jumlah dari (volume × HSP) untuk semua item, ditambah markup (overhead, profit) dan pajak.

Komponen HSP dalam AHSP

KomponenIsiSatuan
Tenaga kerjaPekerja, tukang, kepala tukang, mandorOH (Orang-Hari)
Bahan / materialSemen, pasir, besi, bata, dllkg, m³, bh, …
PeralatanAlat bantu / sewa% upah atau lumpsum

HSP = Σ(koef tenaga × upah) + Σ(koef bahan × harga bahan) + peralatan. Koefisien mengikuti AHSP/SNI; harga dasar mengikuti pasar setempat.

Langkah menyusun RAB

  1. Susun BoQ (Bill of Quantity) — daftar seluruh item pekerjaan beserta satuannya.
  2. Hitung volume tiap pekerjaan dari gambar kerja (mis. volume beton, luas dinding).
  3. Tentukan HSP tiap pekerjaan lewat AHSP (koef × harga dasar).
  4. Jumlah harga = volume × HSP untuk tiap item.
  5. Rekap per kategori (persiapan, tanah, pondasi, struktur, dinding, finishing…) untuk kontrol bobot biaya.
  6. Tambah markup: overhead, profit, lalu PPN → grand total.

Contoh AHSP — beton K-225 (1 m³)

Ilustrasi

Perkiraan koefisien (site mix):

  • Semen 371 kg, pasir 0,49 m³, kerikil 0,78 m³
  • Pekerja 1,65 OH, tukang 0,28 OH, kepala 0,03 OH, mandor 0,08 OH

HSP = (jumlah bahan × harga) + (jumlah OH × upah) + peralatan. Ganti harga dasar dengan harga pasar Anda untuk hasil nyata.

Overhead, profit & PPN

Setelah biaya langsung (subtotal), tambahkan:

  • Overhead (biaya tak langsung: direksi keet, administrasi, K3) — umumnya beberapa persen.
  • Profit / keuntungan kontraktor.
  • PPN sesuai ketentuan pajak yang berlaku.

Overhead + profit lazim total 10–15% dari biaya langsung, tergantung skala & risiko proyek.

Tips akurasi

  • Gunakan AHSP daerah dan survei harga terbaru, bukan angka lama.
  • Pisahkan pekerjaan per kategori agar mudah dikontrol dan direview.
  • Cantumkan asumsi (mutu, campuran, waste) agar RAB transparan.
  • Cross-check volume dengan gambar & quantity take-off.

Susun RAB otomatis

Praktik langsung

Gunakan Kalkulator RAB & AHSP sikatin.id — pilih pekerjaan dari katalog AHSP (HSP dihitung otomatis dari koefisien × harga dasar) atau tambah item custom, masukkan volume, dan dapatkan rekap kategori, overhead/profit/PPN, hingga export Excel. Ambil volumenya dari Kalkulator Beton & Kalkulator Arsitektur.

Buka Kalkulator RAB & AHSP

Pertanyaan umum

Apa perbedaan RAB dan AHSP?

AHSP menganalisis biaya satu satuan pekerjaan (menghasilkan HSP); RAB adalah total seluruh pekerjaan = Σ(volume × HSP) + overhead, profit, dan PPN.

Apa saja komponen HSP?

Tenaga kerja (OH), bahan/material, dan peralatan. HSP = Σ koefisien × harga dasar.

Berapa besar overhead & profit?

Umumnya total 10–15% dari biaya langsung, lalu ditambah PPN. Menyesuaikan kebijakan perusahaan & jenis proyek.

Lanjutkan Belajar

Perdalam di materi Manajemen Konstruksi (PMBOK). Baca juga cara menghitung volume beton dan kebutuhan bata per m² untuk mengisi volume RAB.

← Kembali ke Artikel

Artikel Terkait

Cara Menghitung Volume Beton

7 mntBaca

Kebutuhan Bata per m²

7 mntBaca

Kalkulator RAB & AHSP

ToolBuka